8 Mikronutrien Penting yang Harus Tercukupi Pada Masa Kehamilan

8 Mikronutrien Penting yang Harus Tercukupi Pada Masa Kehamilan
Seorang wanita yang tengah menjalani proses kehamilan dan menyusui tentu harus memperhatikan kebutuhan gizi dan nutrisi.

Tidak hanya zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah besar saja (makronutrien) seperti karbohidrat, lemak, dan protein.

Tapi juga kebutuhan mikronutrien ibu hamil seperti beragam jenis vitamin dan mineral penting juga untuk diperhatikan.

Dikarenakan kebutuhan mikronutrien memang dalam jumlah kecil, sayangnya banyak ibu hamil cenderung kurang memperhatikan kecukupan terhadap zat-zat tersebut.

Baca juga: Omega 3 dan Omega 6, Asupan Penting untuk Kecerdasan Otak Anak

Padahal, seperti yang disampaikan oleh Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Noroyono Wibowo, Sp.OG (K), mikronutrien ini mempunyai peran yang sangat penting sama seperti makronutrien, walaupun jumlah kebutuhannya memang sedikit.

Fungsi dari mikronutrien ini salah satunya yaitu membentuk sambungan antar sel saraf, sehingga informasi dan pengetahuan dapat lebih cepat menyebar.

Kecukupan mikronutrien pada anak akan membuatnya memiliki daya tangkap dan keingintahuan yang tinggi, inilah yang membedakan dengan anak-anak yang hanya makronutrien-nya saja yang tercukupi.

Naroyono melanjutkan, mikronutrien yang tidak tercukupi dengan baik tak hanya berisiko terhadap kecacatan bayi, tapi juga berisiko pada bayi lahir dengan kondisi berat badan lahir rendah (BBLR).

Sehingga, dikhawatirkan bayi yang kekurangan mikronutrien akan menjadi anak yang tumbuh dengan membawa kelainan atau penyakit sejak lahir (kongenital).

Di samping itu, risikonya terhadap ibu hamil juga dapat mengalami gangguan kesehatan selama masa kehamilan yang dapat berujung pada kematian saat melahirkan.

Kondisi di atas, tentunya harus diatasi oleh ibu hamil dengan mengetahui jenis mikronutrien apa saja yang sebaiknya dikonsumsi serta seberapa besar kebutuhannya terhadap mikronutrien tersebut.

Bila telah mengetahuinya, ibu hamil harus bisa mengkonsumsi jenis mikronutrien tersebut sebelum hamil atau selama masa kehamilan.

Di samping untuk kesehatan ibu hamil, mikronutrien juga akan menentukan kesehatan dan kualitas hidup anak, baik sejak masih dalam kandungan sampai anak Anda dewasa kelak.

Berikut ini merupakan daftar kebutuhan mikronutrien yang perlu Anda ketahui disertai dengan fungsinya.


1. Kalsium

Kebutuhan kalsium yaitu sebanyak 1.000 miligram per harinya. Kalsium sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat, untuk kesehatan saraf, jantung dan otot. Selain itu, juga untuk mengembangkan pembekuan darah dan irama jantung.


2. Asam Folat

Kebutuhan asam folat selama kehamilan paling sedikit 600 mcg. Zat ini dibutuhkan tubuh untuk mencegah risiko bayi lahir cacat, seperti cacat tabung saraf.

Di samping itu, produksi DNA juga memerlukan asupan asam folat yang cukup sehingga semua gen dapat diproduksi dengan utuh dan menjamin kualitas hidup anak hingga dewasa.


3. Zat Besi

Pada ibu hamil, disarankan mengkonsumsi tambahan 9 miligram zat besi setiap hari pada trimester kedua, kemudian tingkatkan jumlahnya menjadi 13 miligram pada trimester ketiga.

Produksi hemoglobin dipengaruhi oleh zat besi. Fungsi dari hemoglobin ialah mengikat oksigen dan menyebarkannya seluruh tubuh.

Dengan hemoglobin yang tercukupi dalam darah akan menjamin oksigen di dalam tubuh anak tersedia dalam jumlah yang cukup.

Sehingga anak Anda nantinya dapat tumbuh dengan sempurna tanpa merasa mudah lelah dan letih akibat kurangnya oksigen dalam tubuh.

Selain itu, zat besi juga berperan dalam membangun jaringan ikat seperti tulang maupun tulang rawan, guna memastikan struktur tubuh tumbuh dengan kuat.


4. Magnesium

Untuk ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi magnesium sebanyak 270-300 miligram dalam setiap hari. Mikronutrien satu ini memiliki peran penting dalam memperbaiki sel yang rusak sehingga proses penyembuhan pada tubuh dapat lebih cepat.

Zat ini berperan pula dalam membentuk kekuatan tulang dan gigi, mengatur kadar insulin dan juga mengatur kadar gula dalam darah.


5. Fosfor

Fosfor diperlukan oleh ibu hamil sebesar 600 miligram setiap hari. Konsumsi fosfor yang tercukupi akan membangun struktur tulang agar lebih kuat.

Selain itu, fosfor juga berperan dalam mengoptimalkan fungsi pembekuan darah, meningkatkan kerja ginjal, dan mengatur irama jantung.


6. Vitamin A

Kebutuhan ibu hamil terhadap vitamin A yaitu sebanyak 800 mcg RAE (Retinol Activity Equivalent) atau 2.565 International Units (IU).

Vitamin A memiliki peran penting untuk pembentukan mata, kulit, dan selaput lendir pada bayi. Manfaat lainnya, vitamin A juga penting untuk resistensi terhadap infeksi, optimalisasi pertumbuhan tulang, serta metabolisme lemak.


7. Vitamin C, D, dan Zinc

Vitamin C dibutuhkan oleh ibu hamil sebanyak 85 miligram setiap harinya. Peranan penting dari vitamin C adalah untuk perbaikan jaringan dan produksi kolagen yang merupakan komponen pembentuk tulang rawan, tendon, dan tulang.

Kemudian untuk vitamin D, ibu hamil membutuhkannya sebanyak 5 mcg atau 200 IU setiap harinya. Vitamin ini sangat penting dalam membantu pembentukan tulang dan gigi.

Sedangkan kebutuhan zinc pada ibu hamil yaitu sebanyak 10,5 miligram. Zat ini memiliki fungsi untuk pembentukan DNA dan pertumbuhan sel.


8. Vitamin B6

Vitamin ini dibutuhkan oleh ibu hamil sebanyak 1,7 – 1,9 miligram dalam satu hari. Vitamin ini sangat penting untuk membantu metabolisme lemak, karbohidrat dan protein.

Di samping itu, vitamin B6 juga bermanfaat untuk meregenerasi sel darah merah dan mengembangkan sistem saraf maupun otak.


Itulah kedelapan mikronutrien yang penting sekali untuk tercukupi kebutuhannya bagi ibu hamil. Pola makan harus diperhatikan setiap saat oleh ibu hamil.

Sebab, kesehatan si ibu juga akan menentukan kesehatan janin, baik selama masa kehamilan maupun ketika anak dewasa kelak.

Sumber:
http://health.kompas.com/read/2013/11/20/0859138/Ibu.Hamil.Jangan.Sampai.Kekurangan.Mikronutrien.Ini

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "8 Mikronutrien Penting yang Harus Tercukupi Pada Masa Kehamilan"

Posting Komentar