Dan salah satu dari jenis jamur yang bisa dibilang paling terkenal di Indonesia ini adalah jamur kuping. Apalagi tanaman yang paling banyak diminati oleh para petani ini dikarenakan proses pembudidayaannya terbilang cukup mudah, dan hasil yang didapatkannya juga lumayan besar.
Selain hal tersebut, peluang usaha atau pun bisnis dari budidaya jamur kuping sekarang ini masih terbuka lebar, sebab petani dari jamur kuping ini masih belum bisa memenuhi semua pasokan jamur yang telah dibutuhkan oleh pasar.
Anda berminat untuk membudidayakan jamur kuping? Sebelum Anda mulai membudidayakan jamur kuping tersebut, ada baiknya Anda simak bagaimana proses pembudidayaan jamu kuping yang benar berikut ini.
Cara budidaya tanaman jamur kuping
Bibit jamur kuping
Untuk memulai membudidayakan jamur kuping ini, yang harus Anda persiapkan adalah bibitnya terlebih dahulu. Dimana untuk bisa memperoleh hasil optimal, maka Anda perlu bibit jamur kuping yang mempunyai kualitas bagus.Pengolahan lahan
Pengolahan lahan ini dapat Anda lakukan dengan cara menyesuaikannya dengan habitan asli jamur, yang mana biasanya media tanam yang digunakan terbuat dari campuran serbuk gergaju, kapur, bekatul, dan ditambahkan dengan air secukupnya.Dan untuk bisa mendapatkan meda tanam yang baik, maka ada baiknya Anda fermentasi bahan campuran tersebut, dengan cara didiamkan selama 3 hingga 5 hari dengan suhu 70 derajat celcius.
Baca juga : Usaha Rumahan Budidaya Jamur Merang
Proses penanaman
Langkah berikutnya adalah proses penanaman setelah Anda selesai menyiapkan media tanamnya. Bibit jamur kuping dapat langsung Anda tanam ketahap inkubasi selama 4 hingga 8 minggu, dengan tujuan supaya jamur bisa tumbuh dengan baik. Inkubasi ini bisa Anda lakukan dengan suhu antara 28 hingga 35 derajat celcius.Nah, itulah yang dapat kami informasikan untuk Anda semuanya seputar cara pembudidayaan tanaman jamur kuping, semoga bisa bermanfaat.


Posting Komentar