Sejarah Android – Si Robot Hijau Yang Memukau

Sejarah Android – Si Robot Hijau Yang Memukau
Logo Android

Adakah yang tahu bagaimana sejarah dan seluk-beluk OS Android? Ya, Sistem Operasi yang telah banyak menarik perhatian masyarakat dunia.

Begitu populernya, sehingga berbagai perusahaan telepon seluler dan gadget berlomba-lomba untuk membuat perangkatnya dengan menggunakan OS (Operating System) besutan Google ini.

Baca juga: Benda-benda Canggih Yang Fenomenal di Tahun 2014

Nah, untuk itu bagi Anda yang penasaran bagaimana awal mula dibuatnya sistem operasi Android hingga bisa menjadi begitu fenomenal seperti sekarang ini, berikut kami akan berbagi informasi tentang sejarah dan perjalanan Si Robot Hijau yang memukau.

Sistem operasi berbasis Linux pada smartphone dan komputer tablet ini bernama Android. Pertama kali dikembangkan oleh sebuah perusahaan Android Inc. pada tahun 2003 dengan Platform yang terdiri dari sistem operasi berbasis Linux, sebuah GUI (Graphic User Interface), web browser dan aplikasi-aplikasi end-user yang dapat di download melalui internet.

Perusahaan Android Inc. berdiri pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California – Amerika Serikat oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (co-pendiri Wildfire Communications, Inc.), Chris White (pemimpin desain dan pengembangan di Webtv), dan Nick Sears (Vice President T-Mobile).

Sejak saat itu, Google mulai melirik untuk mengembangkan bisnis di pasar Smartphone dengan membeli perusahaan Android Inc. pada tahun 2005.

Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance (OHA) yang merupakan konsorsium dari 34 perusahaan hardware, software, dan telekomunikasi, termasuk di dalamnya yaitu Google, Intel, Nvidia, HTC, Motorola, Samsung, Qualcomm dan T-Mobile.

Android dibangun menggunakan kernel Linux dengan penulisan bahasa pemrograman C sebagai library dan API nya. Disertai perangkat lunak aplikasi yang berjalan pada kerangka aplikasi yang mencakup Java Library berbasis pada Apache Harmony.

Sistem operasi Android memberikan kebebasan untuk para developer dalam mengembangkan software ini dengan Android SDK (Software Development Kit).

Di dunia, saat ini ada dua macam distributor sistem operasi Android, pertama distributor yang memperoleh dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD) atau tanpa dukungan langsung Google dan benar-benar bebas distribusinya.

Android SDK menyediakan tool dan API yang dibutuhkan para developer untuk memulai pengembangan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java.

Hal ini memberikan kesempatan bagi para penggemar open source untuk ikut terjun mengembangkan Android.

Selanjutnya, mulai bermunculan berbagai komunitas yang membangun dan berbagi sistem Android berbasis firmware dengan fitur-fitur tambahan dan sejumlah penyesuaian, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan atau memindahkan aplikasi pada media penyimpanan eksternal (microSD card).

Para developer ini sering melakukan pembaharuan paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan ke dalam suatu firmware.

Google mulai mengajukan hak paten aplikasi-aplikasi telepon seluler pada bulan September 2007. Disusul dengan dikenalkannya HTC Dream yang merupakan perangkat seluler Android pertama pada tahun 2008 oleh Google.
Sejarah Android – Si Robot Hijau Yang Memukau
HTC Dream (Menggunakan sistem versi pertama Android 1.0)

Hadirnya HTC Dream telah membuat beberapa perusahaan perangkat keras lainnya terdorong untuk ikut menggunakan sistem operasi Android dan bergabung dalam Android ARM Holdings, di antaranya yaitu Atheros Communication yang diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Softbank, Toshiba Corp, Vodafone Group Plc, Garmin Ltd, dan Sony Ericsson.

Kemudian di tahun 2010, Google mengenalkan kembali gadget barunya bernama Nexus One yang merupakan telepon seluler produksi HTC Corp dan tersedia di pasaran mulai 5 Januari 2010.

Berikut ini adalah perkembangan versi-versi OS Android yang resmi diluncurkan sejak pertama kali kemunculannya hinga sekarang.

Android 1.0 Beta
Pertama kali dirilis tanggal 5 November 2007, sedangkan untuk versi SDK beta-nya dirilis tanggal 12 November di tahun yang sama.

Android 1.0

Dirilis pada 23 September 2008 dan merupakan versi komersial pertama dengan perangkatnya ponsel HTC Dream (G1).

Android 1.1

Versi ini diluncurkan pada 9 Februari 2009 dan awalnya hanya untuk digunakan pada T-Mobile G1. Pembaharuannya ditujukan untuk merubah API, memecahkan masalah (bug), dan penambahan sejumlah fitur dari versi sebelumnya.

Fitur-fitur yang ditambahkan yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, animasi layar, keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem, dan dukungan Bluetooth A2DP serta kemampuan terhubung secara otomatis ke Headset Bluetooth.

Android 1.5 CupCake

Versi ini berbasis Linux Kernel 2.6.27 dan dirilis pada 30 April 2009. Update ini membawa sejumlah fitur baru dan perubahan pada User Interface (UI).

Android 1.6 Donut

Pada 15 September 2009, SDK Android 1.6 Donut dirilis. Berbasis Linux Kernel 2.6.29, terdapat penambahan sejumlah fitur baru di dalamnya.

Di antaranya adalah galeri yang terintegrasi dengan kamera dan camcorder sehingga pengguna dapat memilih dan menghapus foto, pengadaan resolusi VWGA, pengadaan untuk jaringan CDMA/EVDO, VPN, Gestures, kemampuan dial kontak, dan teknologi text-to-speech engine atau text to change speech yang merupakan teknologi yang tidak tersedia pada semua ponsel.

Android 2.0 / 2.1 Eclair

Dirilis pada 26 Oktober 2009. Motorola Droid adalah perangkat pertama yang menggunakan Éclair saat itu.

Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, perubahan User Interface dengan browser baru dan dukungan HTML5, peningkatan Google Maps 3.1.2, dukungan flash dan digital zoom untuk kamera 3.2 MP, daftar kontak yang baru dan Bluetooth 2.1.

Android 2.2.x Froyo (Frozen Yoghurt)

Versi ini berbasis Linux Kernel 2.6.32 dan dirilis pada 20 Mei 2012 dengan perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya.

Perubahan yang dilakukan antara lain meningkatnya kecepatan dalam kinerja aplikasi sampai 5 kali lebih cepat, pemasangan aplikasi SD card, kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market, kemampuan WiFi Hotspot portabel, integrasi JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, serta dukungan Adobe Flash 10.1.

Smartphone pertama yang menggunakan Android Froyo adalah Google Nexus One.

Android 2.3.x Gingerbread

SDK Android 2.3 Gingerbread diluncurkan pada tanggal 6 Desember 2010 dan berbasis Linux Kernel 2.6.35.

Pembaruan yang dilakukan yaitu layar antar muka (UI) yang didesain ulang, peningkatan fungsi copy paste, peningkatan kemampuan gaming (permainan), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dukungan format video VP8 dan WebM, dukungan penggunaan jumlah kamera lebih dari satu, serta efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost). Perangkat mobile pertama yang hadir dengan Android Gingerbread ini adalah Google Nexus S.

Android 3.x Honeycomb

Versi Android ini merupakan yang pertama diluncurkan untuk perangkat komputer Tablet. Dirilis pada 22 Februari 2011 dan berbasis Linux Kernel 2.6.36. Desainnya yang diperuntukkan pada tablet membuat User Interface-nya juga tampak berbeda.

Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras untuk grafis. Perangkat komputer tablet pertama pengguna versi ini adalah Motorola Xoom yang dirilis pada 24 Februari 2011.

Android 4.0.x Ice Cream Sandwich (ICS)

SDK Android ini berbasis Linux Kernel 3.0.1 dan dirilis pada 19 Oktober 2011. Android ICS membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk pemantau penggunaan dan kontrol jaringan data, membuka kunci dengan pengenalan wajah, mencari email secara offline, berbagi informasi dengan menggunakan NFC, terpadu kontak jaringan sosial dan perangkat tambahan fotografi.

Pada 14 November 2011, kode sumber untuk Android ICS ini mulai tersedia.

Android 4.1.x Jelly Bean

Jelly Bean mulai diluncurkan pada 24 Juli 2013 dan membawa sejumlah keunggulan serta fitur baru antara lain peningkatan input keyboard, User Interface baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat, serta desain baru pada fitur pencarian.
Sejarah Android – Si Robot Hijau Yang Memukau
Tampilan Android Jelly Bean

Android 4.4.x KitKat

Baru-baru ini pada 31 Oktober 2013, Google Android meluncurkan sistem operasi yang dinamakan Android Kitkat.

Bekerja sama dengan Nestle dan Hers, menambah sisi komersil dalam penamaan sistem operasi Android walau sebenarnya dikatakan oleh kedua pihak bahwa ini merupakan kerja sama yang tidak terkait uang sepeser pun dan hanya untuk saling mempromosikan brand masing-masing.

Android KitKat merupakan pengganti dari Android 5.0 Key Lime Pie. Diperkirakan, akan dapat digunakan untuk smartphone Android dari Kelas high-end hingga low-end. Bahkan, menurut rumor, versi ini dapat digunakan di smartphone dengan RAM berukuran mulai 512 MB.


Itulah versi-versi Android yang diluncurkan sepanjang perjalanan Android pertama hingga sekarang. Ada yang unik memang dalam penamaannya, Android selalu menggunakan nama-nama makanan penutup yang juga diurutkan secara abjad sebagai ciri khas.

Dimulai dengan Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean dan Kitkat yang baru saja dirilis.

Tak ada alasan jelas dari Google mengenai penamaan tersebut, mereka hanya mengatakan bahwa hal itu merupakan hasil keputusan internal dan Google memilih tampil sedikit ajaib.

Seperti perusahaan lain, Google tentu bertujuan membuat ciri khas produknya agar menarik dan mudah diingat. Seperti bisa kita lihat pada pesaingnya, Apple memilih nama-nama jenis kucing besar untuk OS yang dirilisnya, seperti Cheetah, Puma, Jaguar, Panther, Tiger, dan lain-lain.

Paling utama, biaya lisensi lebih murah dan sifatnya yang semi open source membuat Android menjadi pilihan menguntungkan bagi banyak vendor smartphone saat ini.

Sumber/gambar:
http://augustriyono.wordpress.com/2013/03/19/mengenal-sejarah-dan-perjalanan-os-android/
http://www.lintas.me/technology/other/merdeka.com/sejarah-logo-android
http://en.wikipedia.org/wiki/HTC_Dream
http://www.pcmag.com/article2/0,2817,2406362,00.asp

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Sejarah Android – Si Robot Hijau Yang Memukau"

  1. perkembangan android luar biasa yah malah sekarang setelah kitkat muncul versi barunya Lolipop,
    kunjungan balik sob http://koingratisku.blogspot.com

    BalasHapus